kenal toraja?
aku pernah didalamnya. bergulat dengan waktu selama 3 tahun untuk seuah jati diri yang kusandang sampai sekarang.
tentang ini terserah mau bilang apa.. aku pribadi cuma melihat dari kaca mata yang buram dan hitam putih. tak ada maksud menciptakan kontroversi, apalagi sensasi
GANGster.. asing nggak? bukan barang baru… jiwa kanak kanak yang mulai sekarat segera tergantikan oleh masa remaja yang datang dan pergi sama cepatnya. terisi dengan aktifitas selayaknya manusia dimana kala rambut di kemaluan dan sekitar anusnya mulai tumbuh. aku pun melalui masa itu,tapi datangnya agak telat. tingkat II SMK sampai selesai, beberapa base camp geng ini kumasuki. yang tersohor maupun tidak, yang anggotanya ratusan atau malah cuma segelintir anak muda yang ingin tenar.
ChaValeRa <cvr>, awalku naik ketingkat II. terkungkung selama setahun dalam kamar 3×4 dekat dapur dirumah keluarga sendiri yang bagiku kayak neraka. membuatku ingin melampiaskan semuanya diluar sana saat aku memutuskan untuk pindah dan hidup sendiri. sekaligus membawaku kedalam awal masa hitam dalam sejarahku. hari yang tak pernah lepas dari aroma alkohol, rokok, hongga aroma badan yang.. akibat jarang mandi. sampai pada akhirnya, selama 1 semester kualitas intelegensiku menurun. nilai rata-rata enam, sebagian merah.. semerah mataku.
kebebasan penuh yang tanpa kontrol akibat jauh dari orang tua, membuatku semakin brutal.. huhh
aku pindah.. ke kost-an yang baru, dunia baru, prend baru, semangat baru, tapi dengan kelakuan yang tak berubah. setidaknya prestasiku menanjak ke dereten rata-rata 8.
GeGo, geng yang berikutnya. dibuat dengan tangan sendiri, hasil karya dari teman sepondokan. sama saja. malah makin hebat dari yang lalu,aromanya ditambah satu.. cewek..
geng ternyata mempermudah akses untuk kegiatan yang berhubungan dengan lendir.. tapi aku belum sampai kesitu. setiap ada sex party oleh anak-anak yang lain, aku sudah terkapar mabuk berat diantara ceceran muntah dan puntung rokok.. mana sempat. ya.. syukurlah, tingting sampai selesai studi di umur delapan belas tahun.
BonCel FM 98,5 Mhz. one step closer.
teman baru lagi.. pikiran baru.. tak ada beban sekolah, pengangguran, kebebasan mutlak ditangan..
pergaulan yang semakin bebas yang menjurus ke sex bebas, dan akhirnya aku dengan sangat terpaksa melepaskan satu-satunya yang kumiliki dan begitu berharga (..alahh…) ketangan sang perawan.. kesalahan yang maniezt.
dengan profesi sebagai tukang ngomong di depan mic kayak orang gila, didukung face yang lumayan(waktu itu..), banyak lawan jenis yang tanpa kupaksa, mau saja..
mas PJ gitu loh.. Sang Penakluk..!
tapi sekali lagi.. itu masa lalu yang meskipun waktu itu manisnya bukan main, tapi sekarang pahitnya astaga naga.. aku membawa perasaan bersalah pada ayah, ibu, kakak adikku yang nota bene cewek semua, dan pada Tuhan.. yang memberiku tubuh sempurna tapi kusia-siakan
Yang indah hanya saat seorang cewek dengan style punKnya menyerahkan hati padaku. disaat aku ingin melepaskan semua beban yang tak kentara, dia selalu ada disampingku siap membantu.. hingga jiwaku setiap berada disisinya selalu tenang dan damai (ending yang bagus..)
Ivon… tertinggal dimasa lalu
namun bayangnya kubawa hingga kini
ditinggalkannya lubang di hatiku
entah kapan… aku dengannya
membuat yang terluka itu sembuh
untuknya.. sedikit cinta yang masih ada
.. dan maaf..