Archive for June, 2007

saban hari

Monday, June 25th, 2007

saban hari aku duduk diemper rumah kost.. menghirup udara yang penuh polusi.. sambil mengisap rokok kesayangan walau dalam hatiku muak untuk mengisapnya lagi, sambil menatap pinggiran jalan perintis kemerdekaan empat.. penuh orang lalu-lalang. pemandangan sehari-hari yang tak pernah jemu aku melihatnya, karena hanya itu hiburanku.. yang kurasa mampu menghilangkan sedikit penat yang melekat dijazadku sehabis pulang kuliah..
saban hari itu otakku serasa mau meledak penuh rumus-rumus mekanika yang dijejali paksa kedalam kepalaku, seperti menjejalkan kotoran kedalam tong sampah
saban hari itu.. aku tak ingin menceritakan apa-apa, seperti hari ini
saban hari itu aku mau tidur..zzzz…zzzz..zzzzzzzzz.zzzzzz

aku sedang tak bersama siapa-siapa

Saturday, June 23rd, 2007

langit malam itu gelap,bintangnya tertutup awan
awan yang dihembus angin.. angin yang isyaratkan hujan
aku akan dingin dalam sepi.. disudut kamar
aku akan lelap dalam bising.. disamping gitar

menapaki jalan yang masih mengepul
debu-debu tak bisa tidur ditanah
terhempas roda kesana kemari
akhirnya dengan tak sadar.. masuk ke paruku
dan akan kubawa bersana mimpi
tentang jalan tak berujung

silaunya merkuri.. perdaban yang diam
bayangku diatas aspal
sendirian

temaram ini engkau tak ada
hingga sendiriku melukis hariku
lukisan kosong ekawarna
monotonis

aku sedang tidak bersama siapa-siapa
aku sedang sendiri
menyeret kuas disepanjang jalan
melukis hidupku
sebuah jalan tak berujung

aku putuskan..

Friday, June 8th, 2007

aku tak mudah
lupa kuberitahu padamu
saat putuskan jadikanku cinta

kukira..
setahun ini  kau melihat siapa?
sedang aku bukan cuma dari satu sisi

sekali lagi,kau tak mengerti

denganmu, waktuku tak berarti
irama hidupku sumbang

senarnya telah redam
sunyi kembali mengalir dihati

sudahlah..

the beach

Monday, June 4th, 2007

"kamu.. harus..ikuut.., ini party gue!!!" anak anak pondokan matahari lagi menyelengarakan b’day party.. sebagai orang yang sudah dipassa-passa sampai akomodasi sudah digratiskan untuk saya pribadi.. suatu kewajibanlah bagiku untuk tidak mengecewakan mereka, tapi ada kalanya aku harus pasang harga untuk
fasilitas yang lebih baik..
ada sekian cewek dan sekian cowok yang ikut dalam acara ini, pergi ke  party  yang diadakan di pantai Tanjung bayang (saya bacanya begitu..) dengan naik pete pete 05 unhas yg kita paksa nekad mengantar ke tujuan dengan muatan yang sarat (kayak pete-pete di pedesaan.. 3org didepan dgn sopir dan sebagian tergantung di pintu..) dan sampai dengan selamat tanpa kecelakaan dan tanpa siping (sweeping) polisi..
tibanya sekitar jam 6 coz waktu nyampe sunshinenya sudah kelar jadi tinggal bongkar barang dan memotret sisa-sisa matahari yang sudah tenggelam..
aksi pertama yang aku lakukan setelah bongkar barang, adalah menyisir medan sepanjang pantai untuk dengan jarak tertentu dan menyapu ranjau.. allaaah.. apasih yang bisa didapatkan dipantai rekreasi? kalo bukan ombak pasti orang yang saling pelukan dengan mesra.. saling makan bibir.. kalo lagi beruntung bisa dapat sepasang kekasih yang lagi gituan.., orang orang yang lagi pada jualan.. atau.. sampah..
meski party-nya seru tapi aku ga mau cerita tentang itu.. kaya ga pernah ikut party saja…
mulai sore sampai tengah malam airnya surut dan menyisakan lapangan pasir yang asik untuk maen bola.. dan ber apa saja.. yang cukup dilakukan diatas hamparan pasir selebar 5 meter dan sepanjang  yang kamu mau
aku mencari tempat yang nyaman untuk merenung.. mencari persamaan dan perbedaan antara bila aku digunung dan di pantai..
dan yang aku dapat:

=>perbedaan

  • dipantai tuh udaranya agak gerah dan kalo dekat kota jadi terpolusi sedang digunung kamu tebak saja.. udara setiap ketinggian 100m turun sebanyak 1 derajat celcius dan wuiih.. hiruplah udara sepuasmu.. ga akan TBC
  • dipantai dimana-mana ada air, malah ada empat rasa.. ada rasa asin, tawar, payau (tawar+asin),dan rasa got.. digunung airnya sedikit tapi rasanya 1.. rasa surga…(kalo diminum pas haus..)
  • di gunung kamu bisa lihat  matahari tenggelam dan terbit, nah kalo di pantai kalo pantainya menghadap ke timur ya.. sunrise, kalo barat ya,.. sebaliknya
  • dipantai kamu bisa mandi sepuasnya sambil memanjakan mata dengan melihat bodi aduhai yang hampir transparan di hampir semua jam.. kalo digunung, bukannya ga ada air.. tapi kamu mungkin hanya mau mandi kalo sudah jam sebelas siang keatas
  • kalo kamu mau bersepi sepi ria .. ya di gunung .. suara yang ada palingan angin, daun diterpa angin, temen kamu, tetangga tenda, rantang masak, dan bisikan-bisikan ghaib.. kalo dipantai .. apalagi selevel tanjung bayang, semua suara ada.. dengan intensitas beragam dan akhirnya hanya membentuk satu suara.. bising..
  • ya.. beda banget.. pantai ya pantai, sedang gunung ya gunung

cuma.. ada sebagian yang membuat mirip.. yaitu sama-sama menghibur.., dan di tempat seperti itu dunia seakan milik gue..

cuma saya sayangkan.. pantai rekreasi rata-rata kotoooor banget.. kalo sampahnya dari laut itu sendiri ya itu alami tapi beragam jenis sampah ada di sana.. mulai dari bungkus plastik sampai pembalut dan kondom pun ada.. aku selalu mengingatkan teman-teman yang lagi party untuk jaga kebersihan
tapi mengingat laut selalu menetralisasi dan memproses kotoran yang dikandungnya melalui ombak maka pagi itu.. tanpa tidur semalaman jam 5.30 tepat aku nyebur kepantai.. membuang resah yang ditinggalkan malam